Rabu, 30 Maret 2011

Contoh Coding For

0 komentar
Pada prinsipnya secara logika ada dua macam jenis perulangan (loop), yaitu :
1.    Perulangan terhingga : yaitu proses perulangan dimana kendali ulangannya adalah counter. Proses diulang selama nilai counter bergerak dari nilai awal ke nilai akhir. Kendlai loop ini adalah for dengan syntak.
2.    Perulangan tak hingga : yaitu proses perulangan dimana kendali ulangannya adalah kondisi. Proses diulang selama nilai kondisi benar masih dipenuhi. Kendali loop ini adalah while dengan syntak.

dibawah adlah proses dengan mnggunakan scaner:










Outputnya adlah:

Contoh Coding Array 1 Demensi

0 komentar
Array itu sendiri adalah sederetan data atau objek yang sejenis yang diases menggunakan indeks. Indeks dimulai dari 0 sampai n-1, dimana n adalah jumlah elemen.

Dibawah terdapat contoh Coding Java pada  NetBeans,  menggunakan  Array dengan Scanner (pengisan Output dengan menggunakan Keyboard) berikut dengan hasil outputnya…..


 








maka hasilnya adalah...

Rabu, 23 Maret 2011

Program Java Mencari Luas Segitiga

0 komentar
Assalamu'alikum Wr.Wb salam sejahtera ,
Dalam hal ini saya memperkenalkan program java untuk mencari luas segitiga, berikut caranya dibawah ini :

 Terima kasih selamat mencoba...s'moga sukses...!
Wassalamu'alaikum Wr.Wb


Program Java Mencari Luas Lingkaran

1 komentar
Assalamu'alikum Wr.Wb salam sejahtera ,
Dalam hal ini saya memperkenalkan program java untuk mencari luas Lingkaran, berikut caranya dibawah ini :



Terima kasih selamat mencoba...s'moga sukses...!
Wassalamu'alaikum Wr.Wb


Rabu, 02 Maret 2011

Tugas

0 komentar

public class Main {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        int Point;

      Point = 0;
        System.out.println("====================");
        System.out.println("Nama :Ari Kuncoro");
        System.out.println("Point : " + Point);
        if (Point >= 3)
            System.out.println("ket : Emas");
        if (Point >= 2)
            System.out.println("ket : Perak");
        if (Point >= 1)
            System.out.println("ket : Perunggu");
        else
            System.out.println("Ket : tidak dapat mendali");
            System.out.println("=====================");

        // TODO code application logic here
        }
    }

PERCABANGAN

0 komentar

1.     A.  If-else
Percabangan if..else digunakan untuk pengujian sebuah kondisi. Jika kondisi yang diuji tersebut terpenuhi, maka program akan menjalankan pernyataan-pernyataan tertentu. Jika kondisi yang diuji salah, program akan menjalankan pernyataan yang lain.
Bentuk umumnya sebagai berikut:
If (boolean-expression) statement1; [else statement2;]
           
Klausa else boleh ditulis boleh tidak. Setiap statement dapat berupa kumpulan pernyataan yang dibatasi oleh kurung-kurawal.untuk amannya sih kurung-kurawal tetap digunakan.walau Cuma satu statement,berikut contohnya:


int dataTersedia;
// …
if (dataTersedia > 0) {
            ProsesData()
            dataTersedia -= n;
} else {
            TungguDataBerikut () ;
}

            Contoh codingnya:
           
class praktek1
{
       Public static void main(String args[])
         {
       int nilai;
                     nilai = 70;
                          system.out.println(“============================”);
                          System.out.println(“nama : Duo Maxwell”);
                          System.out.println(“Nilai    : “    +         nilai );
                          if (nilai > 90)
                           System.out.println(“Ket     :            Istimewa”);
                          else
                            System.out.println(“Ket    :  Tidak Istimewa”);
                  }
}









2.     B. Break

Proses break memerintahkan runtime untuk menjalankan program dibelakang blok tertentu.
Berikut contoh penggunaannya:

class Break {
       public static void main (String args[]) {
      boolean t=true;
a:    {
b:      {
c:        {
             System.out.println(“Sebelum break”);
             if (t)
              break b;
             System.out.println(“pernyataan ini tidak akan pernah dieksekusi”);
            }
             System.out.println(“Ini juga tidak akan pernah dieksekusi”);
         }
     }
}

Break juga dapat digunakan tanpa label untuk keluar dari suatu loop.

3.      C. Switch-case

Bentuk umumnya adalah sebagai berikut:

Switch (expression) {
  case valuel:
    statement1;
    break;
  case value2:
    statement2;
    break;
  case valueN:
    statementN;
    break;
  default:
    statement default;
}

Nilai expression dibandingkan dengan setiap nilai pada pernyataan case (value). Jika ada yang cocok, maka urutan statement yang ada dibelakang pernyataan case dieksekusi. Jika tidak menuliskan break maka eksekusi akan dilanjutkan ke case selanjutnya.

Contoh:
class praktek2
{
    public static void main(string args[])
      {
         int nilai;
          nilai=6;
           System.out.println(“====================”);
           System.out.println(“Nama  :  Ari Kuncoro”);
           System.out.println(“Nilai  : “ + nilai );
           switch (nilai) {
                    case 10:
                    case 9:
                           System.out.println(“ket  : Istimewa”);
                    case 8:
                    case 7:
                           System.out.println(“ket  : Bagus”);
                    Case 6:
                           System.out.println(“ket  : Cukup”);
                           break;
                           default:
                       
                           System.out.println(“ket  : Kurang”);
                          {
            System.out.println(“========================”);
       }
}







4.   D.    Return

menyebabkan eksekusi menyambang kembali ke pemanggil method (metode).contoh pemakaian return berikut menyebabkan eksekusi ke pemanggilnya, dalam hal ini adalah runtime Java.
           
class RuntimeDemo {
   public static main void (String args[]) {
          boolean t = true
          System.out.println(“Sebelum retun”);
          if (t)
            return;
         System.out.println(“pernyataan ini tidak akan pernah dieksekusi”);
     }
}